Sabtu, 02 Oktober 2021

Career Journey : Pengalaman Menjadi Sekretaris Direksi - Part 1

Halo ๐Ÿ™‹ ! 

Di bagian kali ini aku mau cerita ttg perjalanan karir atau kerja ku sebagai Sekretaris Direksi dimulai dari 2012 sampai dengan sekarang. 

Awal lulus sekolah SMA dulu aku belum menjadi Sekretaris Bosss ๐Ÿ˜›, aku bekerja menjadi Customer Services selama 2 tahun disalah satu perusahaan retail telekomunikasi saat itu yang penjualan nya bagus banget. Omset outlet perminggu bisa mencapai 1-2M. Luar biasa kan, sebelum masuk nya produk buah yang digigit dan juga buah berwarna hitam (tau dong apa ๐Ÿ’) aku bekerja di retail asal Finlandia yang sangat besar. Seiring berjalannya waktu aku pindah haluan menjadi receptionist, selang beberapa bulan atasan kantor ku menghubungi ku untuk tes wawancara untuk posisi SekretarisVP di salah satu perusahaan provider berwarna biru kuning (lagi - lagi aku pakai istilah๐Ÿ˜† hehe). Wawancara pertama aku lolos, padahal saat itu aku sudah infokan bahwa status aku masih sebagai mahasiswi sekolah sekretaris. Namun, user yang nanti nya menjadi atasanku sangat tidak keberatan asal tidak menganggu pekerjaan yang utama. Yep, aku cukup beruntung... diterima pekerjaan di perusahaan yang cukup besar tapi pendidikan terakhirku adalah SMA. 

Nah, setelah 1 minggu dari wawancara ternyata aku dinyatakan lolos. Namun memang secara status kepegawaian aku tidak direct langsung dengan perusahaan provider tsb melainkan menjadi karyawan outsourcing rekanan dari perusahaan tsb. Bagi anak seusiaku, hal tsb bukan "big deal". Mengapa ? gaji yg diberikan saat itu cukup bagiku yang mana lulusan dari SMA. Setelah dinyatakan lolos, aku mengajukan surat resign diperusahaan tempat aku bekerja sbg receptionist. Perusahaan ini merupakan salah satu man power supply yang head quarter nya berada di Kuala Lumpur. Dannnn, dari pengajuan resign ku itu perjalanan kerja ku sebagai sekretarissss di mulaaaaaiiiiii.....๐Ÿ˜ช๐Ÿ’ฅ.

Surat resign ku di TOLAKKKKK oleh HRD dan aku menanyakan alasan. Aku mengingat dengan jelas, kontrak ku seperti nya tidak ada penalti dan aku merasa tidak ada kesalahan dalam kurang lebih 3 bulan bekerja sebagai receptionist disana. Ternyata HRD menyampaikan bahwa CEO di kantor tempat ku bekerja memang sudah berniat untuk meminangku sebagai sekretaris๐Ÿ˜Š. Hubungan ku dengan CEO bisa dikatakan cukup baik sekali, bertahun-tahun beliau bekerja memang belum punya sekretaris kembali. Selama ini beliau selalu dibantu oleh receptionist nya. Dan receptionist sebelumnya tidak sampai diangkat menjadi sekretaris. Pada akhirnya status resign ku di hold dan ditawarkan untuk gaji serta status kepegawaian. Wow, aku langsung bimbang dan karena masih labil akhirnya bercerita kpd Ibu ku. Ibu ku sampai terheran - heran, kesungguhan apa yang sudah aku lakukan ke perusahaan sehingga baru sebentar saja aku bisa ditawarkan gaji yg cukup lumayan dan status pegawai tetap setelah 6 bulan probation.

Seminggu pun berlalu setelah aku diberikan waktu untuk menjawab, pada akhirnya aku menolak tawaran diprovider biru kuning kemudian tetap stay diperusahaan yang saat ini aku bekerja dan menjadi Officially Secretary to President Director, wuhuuuuuuuu๐Ÿ’ž. Hari pertama aku menjalani sbg Sekretaris adalah melakukan penyesuaian terlebih dahulu dengan atasan. Saya dan Ibu (sebutan boss) berbicara banyak hal, beliau bilang bahwa menjadi sekretaris bisa menjadi apa saja. Dan ternyata awal karir beliau adalah sekretaris... 

Aku sedikit bergeming, wah ini sih nggak bisa salah. Karena beliau karir awalnya saja sekretaris. Oh iya, Boss saya ini karakter nya cukup kuat dan tegas ya. Dan sangat disiplin dengan waktu tentunya morning person dong๐Ÿ™ˆ. Hari terus berlalu, dalam perjalanan kerja juga masih menemukan kesulitan. Penyesuaian komunikasi adalah hal yang utama. Walaupun saling kenal dan setiap hari bertemu, aku belum menemukan titik klop dan klik antara boss ku. Sempat terfikir untuk menyudahi semua nya namun rasanya aku malu karena merasa sudah kalah dalam perang. Dimarahi ? sering!, Baik ? sangat!. Boss sangat professional, kalau ada hal yang menurut nya kurang pas pasti sekretaris nya kena semprot. 

Lalu apa aja sih yang aku kerjain selama bekerja dengan beliau ?? 


--------------------------- to be continue ----------------------------------

Berlynda's Skin Journey : A Skincare Step and Routine for Hormonal Acne Case - Part 2

Halo Pejuang Acne ๐Ÿ™‹

Nah aku lanjutin ya untuk step - step skincare yang aku gunakan sampai acne ku mereda. Yuk simak yah !


STEP 3

Setelah aku konsultasi dengan dr Hari kemudian aku tebus resep nya, jadi selama kurang lebih 1 bulan aku betul-betul hanya pakai facewash cetaphil dan obat oles yang diresepkan. Oh iya selama itu pula  aku juga menjaga pola tidur , minum air putih yang banyak dan juga menjaga apa yang aku makan/. Sesuai arahan dari dr Hari, aku diminta untuk menghindari makanan manis dan mengandung susu serta gorengan. Memang sih cukup sulit tapi semua aku lakukan demi jerawatku tidak meradang lagi. Berikut obat oles jerawat yang aku beli sbb :

NIACEF 



MEDIKLIN


Untuk obat minum nya tidak aku habiskan ya, karena aku merasa kurang cocok dan setiap aku minum justru jerawat semakin meradang dan sedikit mual. Sehingga aku putuskan untuk tidak mengkonsumsi lagi dan menurut dr Hari pun tidak apa-apa karena kondisi setiap pasien berbeda. 


STEP 4

Kemudian apa saja sih yang aku gunakan skincare nya ? Untuk moisturizer aku mencoba untuk menggunakan Rosken. Iya, moisturizer ini bisa digunakan untuk body. Selama ini memang aku hanya menggunakan untuk badan, tapi setelah aku gunakan untuk wajah ternyata redness ku perlahan menghilang walaupun belum 100%. Moistuzier ini tekstur nya cream dan sangat cukup menghidrasi wajahku. Perlahan jerawat ku mulai kering dan aku melanjutkan next step skincare diwajahku. 


STEP 5

Pagi hari aku menggunakan step - step skincare ku sebagai berikut :

Facewash         : Cetaphil Gentle Cleanser

Toner               : Cetaphil Bright Healthy Radiance 

Serum              : Erha Vitamin C

Moisturizer     : Rosken

Day Cream     : Cetaphil Bright Healthy Radiance 

Sunscreen       : Skinaqua milk lightening SPF 50


Sedangkan untuk step skincare malam ku sebagai berikut :

Cleansing        : Micellar Water Garnier for sensitive Skin/ Vitamin C

Facewash         : Cetaphil Gentle Cleanser

Toner               : Cetaphil Bright Healthy Radiance 

Serum              : Erha Anti Aging

Moisturizer     : Neostrata 

Night Cream    : Cetaphil Bright Healthy Radiance 



Iya setelah jerawat ku mereda dan sudah kempes aku stop untuk menggunakan mediklin dan niacef. Dan aku mulai untuk menggunakan skincare sesuai step yg aku sebutkan diatas. 

Berapa total biaya yang aku keluarkan untuk dokter sekitar Rp 50.000 via halodoc, aku 3x konsultasi jd sekitar Rp 150.000 dan untuk obat-obatan oles nya sekitar Rp 80.000 kemudian obat minum doxicor 100mg nya itu yang agak mahal sekitar Rp 95.000 per strip.


Sekian step skincare routine ku yang bisa aku share ya, pasti penasaran kan gimana keadaan wajahku yang sekarang. Nanti aku upload ya! 


Thank you

XOXO

Beyindaa๐Ÿ’

Kamis, 30 September 2021

Berlynda's Skin Journey : A Skincare Step and Routine for Hormonal Acne Case - Part 1

Halo Para Pejuang Acne! ๐Ÿ™‹

Blog ini merupakan blog pertama ku untuk menulis ttg skincare, dunia kerja dan pendidikan. Oh iya, alasan aku mau berbagi cerita terkait journey skincare ku adalah karena waktu beberapa bulan lalu aku mengalami insecure yang parah banget. Bahkan sampai nggak mau ketemu sama pacar ๐Ÿ˜œ. Nah, di blog ku ini aku akan membahas secara tuntas dan juga before after nya ya. Sebelum nya mohon maaf kalo attachment picture nya nanti agak sedikit bikin jd males karena dulu emang jerawat ku separah itu. Yuk kita mulai !


Berikut adalah foto keadaan wajahku ketika lagi purging/breakout secara banyak dan redness semua nya :


BEFORE




Jadi skin aku tipe nya dry dan sensitive. Awal mula seperti ini karena aku lepas perawatan krim dokter ku  dan seharus nya aku lebih banyak menggunakan produk yg mengandung hidrasi. Setelah aku lepas krim dokter, aku rajin untuk masker dan masker yg aku gunakan mengandung charcoal dan mint yang ternyata tidak suitable untuk skin ku. Akhirnya setelah masker sebagian wajah ku muncul jerawat seperti diatas. Trus apa yang aku lakukan? ya nangis udah pasti .. hehe ๐Ÿ˜” sampai gak mau keluar kamar apalagi untuk ke kantor. Untung nya kondisi pendemi ini dirumah terus jadi aku punya waktu banyak untuk merawat wajah ku. Lalu bagaimana step dan produk apa yang aku pakai? Oke aku akan jelasin satu persatu semua nya. Oh iya, untuk produk dan dokter Sp.KK yang aku sebutkan ini betul-betul aku pakai dan mencari referensi sendiri ya. Alhamdulillah setelah melewati trial dan error kondisi wajah ku semakin membaik. Kunci dari perawatan adalah bukan seberapa mahal nya produk tapi konsistensi dari diri kita untuk terus pakai produk tersebut sesuai dengan kondisi wajah. Berikut step - step yang bisa aku share yah ! ๐Ÿ˜Š


STEP 1 

Mencari produk facewash untuk permasalahan wajah ku. Aku memilih produk cetaphil gentle untuk facewash ku. Kenapa cetaphil? karena setelah aku research (wow haha tapi ini penting loh karena merupakan step awal untuk membersihkan wajah ๐Ÿ˜€). Sempat maju mundur untuk membeli produk ini karena harga yang tidak murah ya, hingga akhirnya aku beli produk ini melalui e-commerce shoppe di shoppe mall : Cetaphil Indonesia. Aku beli ukuran 250ml dgn harga disc Rp 98.000 (harga normal di harga Rp 179.000) dan free ongkir yuhuuu. Selama 2 minggu wajah ku, aku biasakan untuk menyerap kandungan yang ada di produk cetaphil. Dan selama 2 minggu pun aku tidak menggunakan produk skincare apapun supaya redness diwajahku dan purging tidak semakin parah. Hasilnya gimana ? Jerawat ku mulai calm down namun redness masih tetap stay diwajahku. 


STEP 2

Setelah 2 minggu jerawat hanya calm tapi tetap ada, akhirnya aku berinisiatif ke dokter Sp.KK. Kondisi pendemi seperti ini kita banyak memanfaatkan aplikasi kesehatan secara online. Aku mencoba untuk pakai Halodoc dan memilih dr. Hari Darmawan Sp.KK. 

Kenapa dr. Hari? karena review beliau 99% pada aplikasi jadi aku rasa itu udah cukup mewakili alasanku. Aku merasa beruntung banget ketemu dr. Hari, dokter nya sangat komunikatif dan baik sekali. Apapun pertanyaan pasti dijawab dan ketika kita tanya "apakah ini bisa sembuh dok ?" dan beliau akan jawab "iya,pasti bisa". Awal konsul ke beliau, dr.Hari akan tanya "ini pakai produk apa ?" setelah aku sebutkan beliau hanya jawab "oke jangan dipakai lagi ya nanti saya resepkan krim untuk digunakan." (wow saya kira akan dimarahin krn pakai krim dokter terlalu lama). Akhirnya saya diresepkan oleh dr. Hari sbb : 

Lalu gimana facewash cetaphil nya? yaaa, masih aku gunakan dong. Karena dr. Hari pun bilang gapapa facewash nya sudah bagus dan silakan dilanjutkan selama tidak ada efek apapun. Btw dok Hari juga praktek di klinik kecantikan yang ada di Mall. Namanya Ciputra Medical Center di Lotte Shopping Avenue, Jakarta. Berapa biaya untuk konsul dengan dr.Hari di Halodoc ? dan berapa biaya total obat-obatan nya ? Ok, aku akan kasih tau semua nya di page blog berikut nya yah ! ๐Ÿ˜ƒ



Thank you! 

XOXO

Beyindaa๐Ÿ’

Career Journey : Pengalaman Menjadi Sekretaris Direksi - Part 1

Halo ๐Ÿ™‹ !  Di bagian kali ini aku mau cerita ttg perjalanan karir atau kerja ku sebagai Sekretaris Direksi dimulai dari 2012 sampai dengan s...